Kamis, 03 November 2011

LAPORAN HITUNG JENIS LEUKOSIT

TUJUAN
Untuk menghitung jenis leukosit dalam sediaan hapusan darah dan mengetahui keadaan leukosit

PRINSIP
Setetes darah dihamparkan pada suatu glass obyek dengan panjang, lebar dan ketebelan tertentu, kemudian diamati dan diperhatikan kondisi sediaan dibawah mikroskop.

DASAR TEORI
Hitung jenis leukosit sangat berguna untuk melihat kondisi dan sel yang dominan dari jenis sel leukosit, pada hitung jenis leukosit hendaknya mengikuti urutan yang pasti; mulai dengan sel basofil, kemudian eosinofil, kemudain netrofil berdasarkan stadiumnya, limfosit dan terakhir monosit, namun jika ditemukan jenis leukosit yang biasanya tidak ada dalam darah, misalnya plasmosit, sel itu diurutkan terakhir setelah monosit. Hasil hitung leukosit dinyatakan dalam %.
Susunan lekosit fisiologis dari darah tepi; Seluruh lekosit 4,0-9,0 x 10¬9/I
Lekosit basofil: 0-1% (absolute: 0-0,09), Lekosit eosinofil: 1-4 % (absolute: 0,04-0,36), Netrofil berinti batang: 0-04 % (absolute: 0-0,36), Netrofil berinti segmen: 50-70 % (absolute: 2,00-6,30), Monosit: 2-8 % (absolute: 0,08-0,72), Kecuali itu Limfosit: 25-45 % (absolute: 1,00-4,05). Hasil hitung jenis berdasarkan 100 sel sebenarnya hanya bermakna jika kita menghadapi keadaan normal, yaitu jumlah leukosit dan morfologinyan normal. Pada keadaan abnormal jumlah leukosit yang dihitung harus lebih banyak; dasarkan hitung jenis itu atas 200 sel untul leukosit antara 10.000 dan 20.000; 300 sel untuk leukosit antara 20.000 dan 50.000; dan 400 sel jika jumlah leukosit lebih dari 50.000.

CARA KERJA :
1. Pilihlah sebagian dari sediaan yang patut dipakai, yaitu yang cukup tipis dengan penyebaran leukosit yang merata.
2. Mulailah menghitung pada pinggir atas sediaan dan berpindahlah kearah pinggir bawah dengan menggunakan micromanipulator mikroskop.
3. Pada pinggir bawah geserlah lapangan ke kanan agak lebih banyak dari lebarnya lapangan emersi, kemudian kearah pinggir atas lagi.
4. Sesampai di pinggir atas geserlah ke kanan lagi dan kemudian kearah pinggir bawah.
5. Lakukanlah pekerjaan itu terus-menerus sampai 100 sel leukosit dihitung menurut jenisnya.
6. Selain melakukan hitung jenis leukosit, catatlah juga kelainan-kelainan morfologi yang terdapat pada leukosit itu.

HASIL PERHITUNGAN JENIS LEUKOSIT
 Leukosit yang dihitung
Basofil : -
Eosinofil : 15
Netrofil segmen : 67
Netrofil stab : -
Limposit : 16
Monosit : 3

 Persentase jenis leukosit yang dihitung
Eosinofil : 15 %
Netrofil segmen : 67 %
Limposit : 16 %
Monosit : 3 %
Total : 100 %

KESIMPULAN
Jadi dari hasil praktikum penghitungan jenis leuksit dapat diketahui cara penghitungan jenis leukosit dengan baik dan benardan dapat diketahui jumlah dari masing – masing jenis leukosit dalam sediaan sampel yaitu Eosinofil : 15 %, Netrofil segmen : 67 %, Limposit : 16 %, Monosit : 3 %.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar